Isaac Newton Si Jenius Penyendiri yang Sukses Mengubah Dunia

Isaac Newton Si Jenius Penyendiri yang Sukses Mengubah Dunia
Halo para pencinta Bang Rey yang ramah, ganteng, dan kandidat terkuat calon penguasa pasar seblak internasional! Setelah kemarin kita pusing-pusing ria mikirin “Apa Itu Waktu“, kali ini Bang Rey mau ngajak kalian kenalan lebih dekat sama salah satu pencetus teori waktu itu sendiri yaitu Sir Isaac Newton!
Kalian pasti tahu konsep apel jatuh yang melegenda itu, kan? “Kalau sampai nggak tau, Waah!! Ketululan kelen nggak ketolong Ges wkwkwk“. Nah, di artikel kali ini kita bakal bahas kalau Newton itu bukan cuma soal apel jatuh doang, tapi banyak hal gila lainnya. Yok, seruput kopi kalian dulu, dan mari kita mulai!
Siapa Sih Isaac Newton?
Sebelum jadi Mbah nya para fisikawan, Newton lahir pada 4 Januari 1643 di Inggris. Hidupnya waktu kecil itu fiks sedih banget, gaes. Lahir prematur, ayahnya sudah meninggal sebelum dia lahir, dan ibunya sempat ninggalin dia demi menikah lagi.
Fun Fact nya adalah Gara-gara masa kecilnya yang suram, Newton tumbuh jadi cowok yang tertutup, pemarah, dan penyendiri. Mungkin kalau zaman sekarang, Newton bakal dibilang cowok “sad boy” yang hobinya bikin story galau, wkwkwk.
Tapi di balik sifatnya yang kuper (kurang pergaulan), otaknya itu encer banget! “tentu encernya berbeda dari kelen, Encer = Cerdas alias gampang paham, sedangkan kelen Encer= Otak kelen encer alias gak da otak!! wkwkwkwk, apa kau?? marah po?? wkwkwk”. Ketika kuliah di Universitas Cambridge, terjadilah sebuah peristiwa besar yaitu Wabah Besar London (The Great Plague) pada tahun 1665. Kampusnya ditutup, dan Newton terpaksa pulang kampung buat isolasi mandiri (isoman).
Nah, di masa-masa isoman inilah otak jeniusnya malah meledak-ledak. Masa-masa produktif ini disebut sebagai Annus Mirabilis (Tahun Keajaiban).
Penemuan Terbesar Issac Newton yang Mengguncang Semesta
Selama rebahan sambil ngopi di rumah, Issac Newton berhasil menulis buku Philosophiae Naturalis Principia Mathematica (Principia) merumuskan tiga pilar utama yang sangat berguna bagi ilmu sains modern, “Nggak kek kelen, Ngopi doang Belajar Kagak!“.
1. Teori Gravitasi Universal (Gara-Gara Apel)
Kalian pasti sering dengar cerita Newton kejatuhan apel di kepalanya terus langsung dapat hidayah. Faktanya, apel itu nggak jatuh tepat di kepalanya, gaes! Dia cuma melihat apel jatuh dari pohon di kebunnya. Dari situ dia mikir “Kenapa apel jatuhnya selalu ke bawah tegak lurus ke bumi? Kenapa nggak ke atas atau ke samping?”.
Nah, dari pertanyaan simpel itu, lahirlah Hukum Gravitasi Universal, yang membuktikan bahwa setiap benda di alam semesta ini saling tarik-menarik.
“Jangankan apel sama bumi, Anda sama Dia aja punya daya tarik-menarik yang kuat, Bedanya, bumi menarik apel pakai gravitasi, kalau Dia menarik hati Anda pakai jempol Kaki. wkwkwkwk!”
2. Tiga Hukum Gerak Pememu Isaac Newton
Ini dia musuh bebuyutan para pelajar di kelas fisika. Newton merumuskan tiga hukum gerak yang menjadi dasar mekanika klasik:
- Hukum I Newton (Inersia/Kelembaman): Benda bakal tetap diam atau bergerak lurus kalau nggak ada gaya luar yang mengganggunya. (Sama kayak kelen yang tetap rebahan kalau nggak dimarahin emak).
- Hukum II Newton (F = m \cdot a): Gaya sama dengan massa dikali percepatan.
- Hukum III Newton (Aksi-Reaksi): Setiap ada aksi, pasti ada reaksi yang sama besar tapi berlawanan arah.
“Hukum III Newton ini relates banget sama hubungan Mu. Ketika kamu memberikan ‘Aksi’ berupa perhatian penuh, ‘Reaksi’ yang Dia berikan malah menjauh. “Kapok!!” wkwkwkk.
3. Penemu Kalkulus (Musuh Bebuyutan Anak Kuliahan)
Nggak puas cuma bikin hukum gerak, Newton juga menciptakan cabang matematika baru bernama Kalkulus. Dia butuh alat matematika baru untuk menghitung perubahan kecepatan dan gravitasi, karena matematika zaman dulu nggak sanggup menghitungnya. “kapan-kapan ane jelasin apa itu kalkulus, biar kelen nggak tulul-tuluk amat” Huwahahaha.
Sisi Unik dari Issac Newton
Meskipun dicap sebagai ilmuwan paling berpengaruh sepanjang sejarah, Newton punya sisi-sisi yang bikin kita geleng-geleng kepala:
1. Pencinta Alkimia (Dukun Berkedok Ilmuwan)
Selain pusing mikirin fisika dan matematika, Newton diam-diam terobsesi banget sama alkimia. Ane tahu kalau ente nggak tau, alkimia itu semacam ilmu gaib kuno yang tujuannya fiktif abis, yaitu mengubah logam biasa (seperti timbal) menjadi emas murni, sekaligus menciptakan Philosopher’s Stone alias batu bertuah yang bisa bikin ramuan keabadian.
Bayangin aja, ilmuwan yang merumuskan hukum alam yang logis, ternyata malam harinya sibuk bakar menyan dan nyampur zat kimia aneh di laboratorium rahasianya demi jadi kaya raya jalur sulap, “Ya sama kek kelakuan Anda, Awan Mergawe, Bengi Topo Ngedep Nogo” wkwkwk”. Gara-gara obsesinya inilah, Newton sering banget menghirup uap merkuri dan zat beracun lainnya tanpa pengaman.
Banyak sejarawan menduga kalau sifatnya yang emosional, paranoid, dan sering depresi di masa tuanya itu bukan karena kurang kasih sayang, melainkan karena keracunan logam berat akibat eksperimen mistisnya ini. Jadi, selain jadi bapak fisika modern, dia ini sebenarnya cocok juga disebut sebagai sesepuh dunia perdukunan duniawi, gaes!
2. Issac Newton Adalah Musuh Bebuyutan Ilmuwan Lain (Dendaman Garis Keras)
Jangan bayangkan Newton itu tipe ilmuwan bijaksana yang suka berbagi ilmu sambil tersenyum ramah, ya. Faktanya, Newton itu orangnya pendendam, sensitif, dan egois banget kalau menyangkut karya-karyanya. Dia sempat musuhan seumur hidup sama Robert Hooke gara-gara Hooke mengklaim kalau beberapa ide Newton tentang gravitasi itu nyontek dari idenya.
Permusuhan ini sangat sengit sampai-sampai setelah Hooke meninggal dan Newton jadi Presiden Royal Society, Newton diduga sengaja melenyapkan satu-satunya lukisan potret wajah Hooke biar sejarah melupakan muka musuhnya itu. “Lebih jahat dari mantan kan?”. Nggak cuma sama Hooke, Newton juga baku hantam lewat surat dengan matematikawan Jerman bernama Gottfried Leibniz. Mereka berdua rebutan klaim tentang siapa sebenarnya yang pertama kali menemukan ilmu Kalkulus.
Meskipun sekarang kita tahu kalau mereka berdua menemukannya secara terpisah di waktu yang hampir sama, Newton nggak mau kalah dan memakai kekuasaannya sebagai ketua lembaga sains untuk bikin komite investigasi “palsu” yang isinya teman-temannya sendiri demi menyatakan kalau Leibniz adalah seorang plagiat. Tingkat petty atau kekanakan seorang Newton ini emang bener-bener berada di luar angkasa, gaes! ngeri betul dendamnya!
3. Isaac Newton Pernah Jadi Bos Percetakan Uang (Detektif Kejam)
Di masa tuanya, ketika orang-orang mengira dia bakal pensiun sambil menikmati masa tua dengan tenang, Newton malah banting setir mengambil jabatan sebagai Master of the Mint alias Kepala Percetakan Uang Kerajaan Inggris. Tapi jangan salah, tugasnya di sini bukan cuma mantau mesin cetak sambil ngopi, melainkan menjadi pemburu kriminal! Pada zaman itu, pemalsuan uang logam di London lagi marak-maraknya dan dianggap sebagai tindakan pengkhianatan tingkat tinggi terhadap kerajaan.
Newton pun berubah wujud menjadi detektif ala Sherlock Holmes. Dia menyamar ke kedai-kedai kumuh, menyuap informan, dan mengumpulkan bukti-bukti secara rahasia demi menyeret para pemalsu uang ke pengadilan. Salah satu musuh besarnya adalah William Chaloner, seorang pemalsu uang super licik.
Setelah adu kecerdasan yang sengit, Newton berhasil menjebloskan Chaloner ke penjara dan memastikan hukuman yang diterima musuhnya itu sangat kejam, yaitu dihukum gantung sampai setengah mati, lalu ditarik dan dibelah tubuhnya (hanged, drawn, and quartered). “Senggol dong!!”.
Kapan Issac Newton Meninggal?
Newton meninggal pada tahun 1727 di usia 84 tahun. Dia tidak pernah menikah sepanjang hidupnya (fiks, terlalu sibuk sama rumus sampai lupa cari jodoh).
Tanpa pemikiran Newton, kita mungkin nggak bakal punya jembatan yang kokoh, gedung pencakar langit, atau roket yang bisa terbang ke luar angkasa. Dia berhasil membuktikan bahwa alam semesta ini bekerja berdasarkan hukum-hukum matematis yang logis dan bisa dihitung.
Saking hebatnya, Alexander Pope sampai bikin puisi buat dia:
“Alam dan hukum alam tersembunyi di balik kegelapan malam; Tuhan berkata, ‘Biarlah Newton ada!’ dan semuanya menjadi terang.” Kellas!!
Oke gaes, sekian dulu pembahasan tentang Pakde Isaac Newton dari Bang Rey yang rupawan ini. Mau lanjut ngopi dulu bareng Elon mas mau bahas gimana caranya buka koperasi di planet Mars.
Matur Tengkyu! Eh, Disclaimer Ges “Ini adalah informasi yang Bang Rey dapatkan, Benar atau tidaknya ane tidak tahu, ane hanya mencari tahu, lalu mencatatnya di web ini, makannya koment, kasih tau Bang Rey, Bener apa Nggak, Oke??.
